Sabtu, 08 Desember 2012

BELAJAR EFEKTIF DAN EFISIEN

I. PENGERTIAN dan PRINSIP BELAJAR

A. Pengertian Belajar
Belajar adalah  proses perubahan  tingkah laku yang dilakukan secara sengaja untuk mendapatkan perubahan yang lebih baik, misalnya : dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak terampil menjadi terampil, dari belum dapat melakukan sesuatu menjadi dapat melakukan sesuatu dan lain sebagainya.
Perubahan tersebut merupakan perubahan yang timbul karena adanya pengalaman dan latihan. Jadi belajar bukanlah suatu hasil, akan tetapi merupakan suatu proses untuk mencapai tujuan dalam rangka memenuhi kebutuhan menuntut ilmu.
Proses belajar adalah mengalami, berbuat  mereaksi dan melampaui  (under   going).
Disengaja, bahwa proses belajar timbul karena ada suatu niatan

B. Prinsip Belajar
Landasan utama dalam mencapai keberhasilan belajar adalah kesiapan mental. Tanpa kesiapan mental, maka tidak akan dapat bertahan terhadap berbagai kesukaran (kesulitan) yang dihadapi selama belajar.
Setiap peserta didik hendaknya mempunyai minat yang besar terhadap semua mata diklat yang diterima di sekolah. Suka atau tidak suka semua mata diklat harus ditempuh. Sikap membenci mata diklat tidak ada manfaatnya, yang terbaik adalah mengambil sikap positif dengan berusaha menyukai semua mata diklat yang diajarkan. Karena suka tidak suka mata diklat tersebut harus ditempuh pada jenjang pendidikan yang mereka ikuti.

II. HAMBATAN BELAJAR
Setiap proses pasti ada hambatannya, termasuk dalam belajar. Hambata muncul dari dalam diri maupun dari luar diri.
A. Hambatan dari dalam diri

  • Kesehatan fisik yang kurang baik mengakibatkan tidak dapat berkonsentrasi  (penglihatan kabur pendengaran yang kurang, gagap dll )
  • Intelegensi kurang/rendah (kemampuan belajaryang rendah).
  • Kebiasaan buruk (malas, suka menunda –nunda )
  • Persepsi negatif (perasaan pesimis, rendah diri, tertekan, takut dan cemas).
  • Sikap yang negatif terhadap diri, lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.
  • Kelelahan psikologis (kepenatan saraf) sebagai akibat ketegangan emosi (emosi yang tidak stabil)


B. Hambatan dari luar diri

  • Keadaan lingkungan yang kurang nyaman dan tenang, misal : gaduh, terlalu panas/dingin, kacau dan kurang tertib.
  • Sarana dan prasarana yang kurang memadai seperti : alat peraga, pustaka(buku acuan), kertas, alat tulis dll.
  • Meja tulis yang kurang bersih dan penuh dengan barang-barang yang tidak diperlukan.
  • Pengaruh teman yang kurang baik.
  • Keluarga, guru atau orang lain yang kurang memberi   dorongan.



Menurut Stine persepsi negatif adalah merupakan hambatan yang paling mempengaruhi kecepatan dan kemudahan dalam belajar.
Persepsi negatif yang bisa menghambat suatu proses belajar diantaranya :
  1. Saya bodoh
Pada saat pernyataan ini muncul, dalam diri akan muncul perasaan minder, malas
/tidak bersemangat
Solusi àTanamkan dalam diri, bahwa didunia ini tidak ada orang bodoh, yang ada
adalah orang yang malas dan tidak mau berusaha.
2.  Belajar Membosankan
Pada saat muncul pernyataan bahwa belajar membosankan maka didalam diri kita
akan muncul perasaan gelisahdan tidak suka à dampaknya susah dalam
memfokuskan perhatian memahami apa yang dipelajari.
Solusi
ubah pernyataan belajar membosankan menjadi à Belajar itu menyenangkan,
melibatkan dan sangat menarik (selalu diulang sebelum belajar/latihan)
3. Saya bukan pelajar yang baik
Keraguan dan perasaan negatif akan menghambat optimalisai potensi diri.
Solusi
Selalu tanamkan dalam pikiran kita  ”Saya seorang pelajar yang hebat, selalu siap
mempelajari dan melakukan banyak hal yang lebih baik”
4. Saya tidak dapat memahami subjek ini / tidak dapat belajar
Otak kita memiliki kemampuan untuk mempelajari semua hal. Kita tidak bisa
memahami sesuatu karena sebelum mencoba belajar/mempelajari sesuatu saluran
mental yang berfungsi untuk menerima informasi dalam proses belajar sudah kita
sumbat/tutup dengan pernyataan tersebut.
Solusi sugesti diri kita dengan pernyataan : ”Saya mampu mempelajari / memahami
semuanya, baik matematika, bahasa Inggris dan banyak lagi ilmu yang ada di dunia
ini”
5. Saya tidak ingat dengan apa yang saya pelajari
Ketika pernyataan diatas dikeluarkan terus menerus, maka akan terkirim perintah
”penghapusan” mental ke otak, dimana perintah tersebut akan menghapus bersih isi
file-file mentalàmudah lupa dengan apa yang dipelajari.
Solusi Hentikan otak kita dari kalimat-kalimat yang merusak diri, dan gantikan dengan
percakapan diri yang memperkuat kesadaran tentang betapa kuat kemampuan belajar
kita yang diwariskan sejak lahir. Dengan mengubah pernyataan diatas menjadi ”Saya
sudah belajar mengingat banyak hal penting, nama, fakta, tanggal. Saya dapat dan
akan mengingat semua yang saya pelajari”


III MODALITAS BELAJAR
A. Menggunakan Otak dengan Maksimal
  1. Otak Kanan
Otak kanan berhubungan dengan hati (tersembunyi di bawah sadar), bertugas untuk memunculkan kreativitas (creativity), imajinasi (imagination) dan emosi (emotion). Penggunaan dari otak kanan lebih dominan hingga mencapai 80%
2. Otak Kiri
Untuk otak kiri berhubungan dengan pikiran (terlihat dipermukaan). Tugas otak kiri berkenaan dengan menganalisis (analysis), logika (logic),kalkulasi / berhitung (calculation) dan meneliti (detail). Untuk penggunaannya hanya mencapai 20%

Menggunakan Gaya belajar yang tepat
Agar mendapatkan hasil belajar yang optimal, proses belajar mesti kita sesuaikan denga gaya belajar yang sesuai dengan diri kita
Macam-macam gaya belajar :
Gaya Belajar Visual
belajar dengan cara melihat, membayangkan dan memperhatikan secara langsung objek yang dipelajari.
Gaya Belajar Audio
belajar dengan cara mendengarkan dari sumber ajar (diterangkan, radio/kaset, nada, irama, suasana heboh, suasana gaduh dll)
Gaya Belajar Kinesthetic

belajar dengan cara bergerak, merasa, menyentuh, menggengam, menangkap, menekan (dingin, kasar, tebal, tipis dll)  

Jumat, 26 Oktober 2012

Dalam jaringan peer to peer, setiap computer dapat bertindak sebagai client sekaligus server dan mempunyai fungsi yang sepadan. Jaringan P2P biasanya digunakan untuk berbagi dokumen dan atau printer antara komputer yang ada dalam jaringan tersebut. Jaringan dengan sifat peer to peer biasa disebut workgroup. Dalam merancang jaringan peer to peer pastikan kedua PC/Laptop telah terpasang Ethernet card dan pemasangan kabel adalah CrossOver

Langkah-langkah:
1. Setup Network Pilih Start -> Settings -> Control Panel kemudian pilih Network Connection
2. Setup IP Address Setelah masuk dalam network connection maka klik kanan pada local area network dan pilih properties.
3. Pilih Internet Protocol (TCP/IP) -> Properties
Di dalam tab IP Address, terdapat 2 pilihan:
Obtain an IP address automatically: IP address akan diperoleh melalui
fasilitas DHCP. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara
otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja
dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu
kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam
memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut.
Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.
Specify an IP address: IP address dan subnet mask diisi secara manual.
kita menggunakan specify an IP address
4. Pilih Use The Following IP Address
Settingan pada Client 1 : IP Address : 192.168.0.1
Subnet mask : 255.255.255.0
Settingan pada Client 2 : IP Address : 192.168.0.2
Subnet mask : 255.255.255.0
5. Kemudian pilih OK
6. Setelah settingan IP maka untuk mempermudah deskripsi jaringan maka kita dapat mensetting Computer Name dan Workgroup dengan cara klik kanan pada My Computer -> Properties
7. Pilih tab Computer Name
8. Pilih Network ID dan ganti nama Worgroup sesuai dengan group.
9. Kemudian pilih OK dan Restart Komputer ( Lakukan ini pada Client 1 dan 2 )

Rabu, 08 Februari 2012

Protokol jaringan

Protokol 

Protokol adalah aturan-aturan main yang mnegatur komunikasi di antara beberapa Komputer di dalam sebuah Jaringan, atura itu termasuk di dalamnya petunjuk yang berlaku bagi cara-cara metode mnegakses  sebuah jaringan, Topologi Fisik, Tipe-tipe kabel dan kecepatan transfer data.

Protokol- protokol yang di kenal adalah sebagai berikut:

A. Ethernet


Protoko Ethernet sejauh ini adalah yang paling banyak di gunakan. Ethernet mengunakan metode akses yang di sebut CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Acces/Collision Detection).

Sistem ini menjelaskan bahwa setiap komputer memperhatikan ke dalam kabel dari network sebelum mengirimkan sesuatu ke dalamnya. Jika dalam jaringan tidak ada aktivitas atau bersih komputer akan mentransmisikan data, jika ada tranmisi lain di dalam kabel, komputer akan menungu dan akan mencoba kembali tranmisi jika jaringan telah besih. Kadang kala dua buah kopmputer melakukan tranmisi dan akan menungu kesempatab secara acak untuk mentranmisikan data kembali. Metode ini di kenal dengan koalisi, dan tidak akan berpengaruh pada kecepatan Tranmisi dari Network.

Protokol Ethernet dapat di gunakan untuk model jarngan Garis Lurus, Bintang, atau Pohon. Data dapat di tranmisikan melewati kabel Twisted Pair, Coaksial, ataupun Kabel Fiber Optik pada kecepatan 10 Mbps.


B. LocalTalk

Local Talk adalah sebuah protokol network yang di kembangkan oleh Apple Komputer, Inc, untuk mesin-mesin komputer Macintosh.

Metode yang di gunakan oleh Local Talk adalah CDMA/CA (Carrier Sense Multiple Acces With Cilision Avoidance). Hampir sama dengan CSMA/CD. Adapter Local Talk dan Cable Twisted Pair khusus yang dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer melewati Port Serial.

Sistem Operasi Machintos memungkinkan koneksi secara Jaringan Peer To Peer tanpa membutuhkan tambahan Aplikasi khusus. Protokol Local Talk dapat digunakan untuk model jaringan Garis Lurus, Bintang, ataupun Model Pohon dengan mengunakan kabel Twisted Pair.

Kekuranganyang paling mencolok yaitu Kecepatan Tranmisinya, kecepatan tranmisisnya hanya 230 Kbps.

 C. Token Ring


Protokol Token di kembangkan oleh IBM pada pertengahan tahun 1980. Metode akesenya melalui sebuah token dalam sebuah laingkaran seperti Cincin.

Dalam lingkaran token, komputer-komputer di hubungkan satu dengan yang lainnua seperti sebuah Cincin.  Sebuah sinyal Token bergerak berputar dalam sebuah lingkaran (Cincin) dalam sebuah jaringan dan bergerak dari sebuah komputer menuju ke komputer berikutnyam, jika pada persinggahan di salah satu komputer ternyata ada data ayng inggin di tranmisikan , token akan mengangutnya ke tempat dimana data itu inggin di tujukan, token bergerak terus untuk saling mengkoneksikan di antara masing-masing komputer.

Protokol Token Ring membutuhkan model jaringan Bintang dengan mengunakan kabel Twisted Pair atau Kabel Fiber Optik. Kebal fiber Optik dapat melakukan kecepatan tranmisi 4 Mbps atau 16 Mbps. Selain dengan perkembangan Ethernet, pengunaan token ring makin berkurang sampai sekarang.

D. FDDI


Fiber Distributed Data Interface (FDDI) adalah sebuah protokol Jaringan yang menghubungkan antara dua atau lebih jaringan pada jarak yang jauh.  Metode Akses yang yang di gunakan oleh FDDI adalah Model Token. FDDI mengunakan dua buah topologi ring secara fisik. Proses tranmisi biasanya menggunakan satu buah ring, namun jika ada masalah di temukan akan secara otomatis mengunakan ring yang ke dua.

Sebuah keuntungan dari FDDI adalah kecepatan dengan mengunakan Fiber Optik cable pada kecepatan 100 Mbps.

E. ATM 

ATM adalah singkatan dari Asynchronous Transfer Mode (ATM),yaitu sebuah protokol jaringan yang mentanmisikan pada kecaptan 155 Mbps atau lebih.

ATM Mentranmisikan dat kedalam satu paket dimana pada Protokol yang lain mentransfer pada besar kecilnya paket. ATM mendukung Variasi media Seperti Video, CD-audio, dan Gambar. ATM bekerja pada model Jaringan Topologi Bintang (Star), dengan mengunakan kebel FIber Optik ataupun Kabel UTP (Twisted Pair). ATM pada umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih LAN, dia juga banyak di pakai oleh Internet Service Provider (ISP) untuk menigkatkan kecepatan akses internet untuk Client Mereka.
 
Sekar Jati Wisesa Blogger Template by Ipietoon Blogger Template